DIALEKTIKA, BERAJI – Ujian menuju wisuda bukan hanya skripsi yang tak kelar-kelar. Ada banyak ujian bagi mahasiswa pejuang wisuda.
Namun, semua ujian itu bisa dilalui dengan baik jika mau berusaha. Terbukti, hanya sedikit dari mahasiswa kelas akhir yang gagal mengikuti resepsi kelulusan itu di setiap periode.
Salah satu mahasiswa yang beruntung bisa segera wisuda tahun ini adalah Abd. Mannan. Ia baru saja mengikuti Yudisium Program Sarjana XII dan Magister III Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) Kabupaten Sumenep.
Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) itu pun tak segan berbagi tips agar mahasiswa lain segera lulus sebagai pejuang wisuda seperti dirinya.
Saat ditemui LPM Dialektika, Mannan menyampaikan pesan berupa motivasi untuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi INKADHA Sumenep.
Pesan tersebut berupa kematangan prinsip yang harus ditanam dalam setiap diri mahasiswa. Sebab menurut Mannan, prinsip adalah kunci untuk mencapai kesuksesan.
“Siapapun yang ingin sampai pada titik wisuda, itu tergantung pada prinsip masing-masing,” katanya, Jumat, 1 Desember 2023 sore.
Mannan mencontohkan keberhasilannya sampai pada tahap Yudisium, sebelumnya pada akhirnya berstatus alumni setelah wisuda nanti. Semua itu ia dapat berkat prinsip dan semangat yang tinggi.
“Siapapun orangnya akan sampai pada titik wisuda jika teman-teman mau berusaha dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Menurut Mannan, rasa malas bisanya menjadi faktor utama penghambat kelulusan. Kemudian, banyak mahasiswa kelas akhir yang mengemas rasa malas itu menjadi alasan kesibukan.
“Makanya prinsip dan komitmennya harus jelas, mau lulus atau tidak. Harus punya prioritas,” tandas aktivis PMII tersebut.
Yudisium Program Sarjana XII dan Magister III INKADHA Sumenep tahun 2023 diikuti oleh sebanyak 140 mahasiswa, Jumat siang.
Adapun prosesi wisuda INKADHA Sumenep akan dilaksanakan di gedung Korpri Sumenep pada Senin, 4 Desember 2023. (*)

