DIALEKTIKA.com – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dialektika Institut Kariman Wirayudha sukses gelar peluncuran buletin edisi kedelapan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mengakomodasi seluruh kreativitas mahasiswa di bidang literasi, edukasi, dan publikasi.
Pimpinan Umum LPM Dialektika, Mita Nurul Komaria, menyatakan bahwa kegiatan di atas merupakan hasil keberhasilan bersama.
“Saya ingin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim redaksi yang telah bekerja keras mewujudkan buletin ini. Dalam keterbatasan yang ada, baik dari sisi waktu, tenaga, maupun dana, teman teman pers telah menunjukkan semangat luar biasa,” ujarnya pada Senin (28/10/2024).
Lebih lanjut, Mita menambahkan bahwa kegiatan ini sepenuhnya merupakan hasil kerja keras anggota dan tim redaksi, tanpa campur tangan dari pihak kampus.
“Kami menyadari bahwa setiap program dan kegiatan mahasiswa sebenarnya akan lebih optimal jika mendapat dukungan penuh dari kampus. Adapun tema buletin yang kami angkat terkait otoritarianisme dalam tubuh ormawa kampus, tujuanya hanya untuk menjadikan ormawa kampus inkadha kedepan lebih bersifat Adil dan profesional, .” jelasnya.
Wakil Rektor III Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) Bayudha Luqman Alfarisi, M.Pd turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya peran pers mahasiswa di perguruan tinggi.
“Mahasiswa pers memiliki keterampilan yang baik untuk mengkritisi berbagai hal berdasarkan realitas dan fakta yang terjadi. LPM ini sangat penting karena menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mendalami ilmu tersebut. Dengan rajin membaca dan menulis, wawasan mereka akan terbuka lebih luas, yang akan menjadi bekal berharga setelah selesai menempuh pendidikan akademik,” ujarnya.
Selain itu, Rektor menyampaikan bahwa tulisan itu penting karena menjadi kekuatan tersendiri untuk aspirasi, kritik dan penguatan.
“Saya titip UKM LPM ini kedepan harus di terus di tingkat kan di setiap kegiatan nya tentunya sesuai dengan kondisi. Buletin ini saya harapkan kedepan membantu publikasi kegiatan-kegiatan akademik kemahasiswaan inkadha” ungkapnya.

