Maha Indah Kekosongan dengan Segala Dampaknya

DIALEKTIKA.COM – Salam hangat dan semangat, saya ucapkan kepada sekalian teman-teman mahasiswa kampus tercinta INKADHA. Tulisan ini lahir dari kebingungan saya sendiri selaku mahasiswa semester V Prodi Manajemen Bisnis Syariah, yang menyaksikan krisis kepemimpinan organisasi tertinggi di kampus tercinta INKADHA, yaitu SEMA dan DEMA.

Kekosongan yang terjadi di kedua organisasi ini sungguh sangat memperihatinkan. SEMA sebagai lembaga legislatif yang menjadi pengawas dan penyeimbang, saat ini tidak ditemukan penggantinya. Begitu juga DEMA sebagai lembaga eksekutif yang biasanya menjadi pelopor dan penggerak kegiatan kemahasiswaan, saat ini tidak laku meskipun ditawarkan secara “eceran”.

Kejadian langka ini harus mendapat perhatian khusus dari kalangan mahasiswa dan pimpinan kampus. Sebab, hal demikian mencerminkan bahwa mahasiswa di kampus tercinta INKADHA mulai apatis terhadap organisasi dan penakut untuk duduk di kursi yang strategis.

Kemana perginya tuan dan nona mahasiswa yang pernah menjabat di UKM maupun HMP? apakah beliau-beliau tidak tertarik berkecimpung di dua organisasi yang strategis? atau memang SEMA dan DEMA tidak lagi indah untuk dilirik?, pertanyaan-pertanyaan sejenis ini barangkali akan muncul di benak teman-teman mahasiswa.

Yang terpenting, adalah dampak yang akan dirasakan dari kekosongan ini. Belum adanya pengganti dari dua organisasi tersebut, salah satu dampak paling sepele adalah penundaan kembali pelantikan UKM dan HMP dikampus tercinta INKADHA, akibatnya teman-teman organisasi menunda kembali kegiatan-kegiatan besar yang ingin mereka realisasikan. Apalagi kalau dampak yang lebih besar?

Krisis ini tentu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, hal ini perlu dikaji oleh berbagai pihak, dan dicarikan solusinya secara cepat dan tepat. Menurut saya, juga perlu adanya perbaikan citra SEMA dan DEMA di mata mahasiswa. Barangkali selama ini kedua organisasi tersebut dianggap “serem” dan tidak menarik, agar kemudian kisah ini tidak terulang lagi.

Tulisan ini tidak bermaksud untuk menyalahkan pihak manapun, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ORMAWA dikampus tercinta INKADHA. Semoga kekosongan ini segera terisi oleh mahasiswa yang kompeten dan bersemangat, sehingga SEMA dan DEMA dapat kembali menjadi wadah inspirasi, pengawasan, dan penggerak kegiatan mahasiswa. (*)

Komisariat PMII, 11 Januari 2025

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top