DIALEKTIKA.COM – Persatuan Mahasiswa KIP (PERMASKIP) Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) resmi melantik pengurus periode 2024–2025 dengan tema “Bersama Menyatukan Langkah, Mengukir Prestasi Menuju PERMASKIP Lebih Maju”.
Acara tersebut berlangsung di Gedung Blok B pada Rabu, 15 Januari 2025. Dihadiri oleh Rektor INKADHA, Wakil Rektor III, Pembina PERMASKIP, senior PERMASKIP angkatan 2020, anggota aktif, serta perwakilan UKM dan HMP INKADHA.
Ketua PERMASKIP terpilih, Faika Wardani dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pengurus dan anggota. Menurutnya, jabatan ketua tidak akan berarti tanpa kerja sama yang solid dari seluruh elemen organisasi.
“Menjadi ketua adalah tanggung jawab besar. Saya tidak akan berdiri di sini tanpa dukungan dari pengurus dan anggota PERMASKIP. Ke depannya, mari kita saling bekerja sama untuk menjadikan PERMASKIP lebih baik,” ujar Faika.
Pembina PERMASKIP, Fawaid Zaini menyampaikan bahwa PERMASKIP memiliki beberapa program unggulan ke depan, seperti penerbitan buku antologi sastra dan buku bunga rampai.
“Ke depannya, ada banyak kegiatan, seperti penerbitan buku antologi sastra yang saat ini dalam tahap penyelesaian layout. Insyaallah, beberapa bulan lagi akan segera dicetak. Selain itu, kami juga akan menerbitkan buku bunga rampai,” jelasnya.
Ia juga berharap kepemimpinan periode ini dapat menjadi dasar pengembangan organisasi yang lebih kolaboratif. “Kepemimpinan ini harus menjadi fondasi untuk pengembangan organisasi yang lebih baik. Kami siap mendampingi PERMASKIP agar mampu mewujudkan potensi anggotanya dan menjadi pelopor prestasi di Institut Kariman Wirayudha,” tambah Fawaid.
Rektor INKADHA, Zainollah turut memberikan apresiasi dan harapannya kepada kepengurusan yang baru saja dilantik. Ia menegaskan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan organisasi untuk mendukung prestasi mahasiswa penerima KIP.
“Selamat dan sukses kepada pengurus PERMASKIP yang baru. Saya menitipkan PERMASKIP ini untuk dikelola secara profesional. Manfaatkan organisasi ini sebagai wadah untuk meningkatkan prestasi mahasiswa, khususnya penerima KIP. Selain itu, tingkatkan publikasi ilmiah mahasiswa melalui kegiatan seperti artikel dan jurnal, yang nantinya akan menjadi poin penting dalam akreditasi kampus,” jelasnya. (*)

