Lukman Makki dan Rizqa Hidayati Terpilih sebagai Presma dan Wakil Presma Priode 2024-2025.

DIALEKTIKA.com – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Senat Mahasiswa (SEMA) Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) Sumenep sukses menggelar Kongres bertajuk “TRANSISI:Tekad Menuju Perubahan Yang Penuh Aksi Untuk Regenerasi”. Acara ini berlangsung pada Rabu, 22 Januari 2025 di Kampus INKADHA Blok B.

Kongres tersebut dihadiri oleh Rektor Institut Kariman Wirayudha, perwakilan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta sejumlah tokoh penting kampus.

Acara di atas bertujuan untuk melanjutkan proses regenerasi kepemimpinan di DEMA dan SEMA INKADHA . Setelah melalui proses musyawarah, Lukman Makki dan Rizqa Hidayati terpilih sebagai presiden mahasiswa dan wakil presiden mahasiswa periode 2024-2025.

Rektor Institut Kariman Wirayudha, Zainollah dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada mahasiswa INKADHA yang telah menyelenggarakan kongres dengan baik. Ia menegaskan pentingnya nilai-nilai demokrasi dalam mencetak pemimpin visioner melalui kegiatan organisasi.

“Saya ucapkan selamat berkongres.dan berharap pada tahun 2026 mendatang, pencarian ketua umum di kampus ini dapat dilakukan melalui mekanisme yang lebih kompetitif, terbuka, dan demokratis. Dengan begitu, nilai-nilai demokrasi akan semakin tumbuh, sekaligus menghasilkan pemimpin visioner,” ujar Zainollah.

Ia menekankan peran strategis DEMA dan SEMA dalam membina mahasiswa agar mampu mengembangkan keilmuan, bakat, dan minat mereka. Organisasi mahasiswa diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter dan melahirkan pemimpin tangguh.

“Pemimpin-pemimpin yang kini berada di kursi parlemen maupun posisi strategis lainnya banyak yang lahir dari aktivis kampus, yang ditempa di miniatur negara bernama kampus,” tambahnya.

Presiden Mahasiswa periode sebelumnya, Agus Abdullah turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran acara ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan panitia.

“Dengan penuh rasa syukur, saya ucapkan terima kasih kepada panitia Kongres SEMA dan DEMA yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” ungkap Agus abdullah.

Selain itu, Agus juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya. Ia berharap warisan kerja keras periode sebelumnya dapat menjadi dasar kolaborasi yang lebih baik di masa mendatang.

“Semoga apa yang telah kami bangun, baik jaringan internal maupun eksternal kampus, menjadi simbol kolaborasi dan harapan baru bagi mahasiswa INKADHA untuk terus maju,” tuturnya.

Moh. Nurul Fauzi Ketua Panitia Kongres, menyampaikan rasa terima kasih kepada para undangan yang hadir dan mendukung acara ini. Ia juga memohon maaf atas segala kekurangan selama penyelenggaraan.

“Atas nama seluruh panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada para undangan yang telah meluangkan waktu. Kami juga memohon maaf jika ada kekurangan yang kurang berkenan,” ujar Moh. Nurul Fauzi.

Ia berharap Kongres ini menjadi momentum penting untuk membawa perubahan positif bagi mahasiswa Institut Kariman Wirayudha di masa depan.

“Semoga Kongres ini menjadi landasan untuk membangun masa depan yang lebih cerah serta menjadi titik balik bagi kita semua,” tambahnya.

Sebagai penutup, kongres ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang membawa arah organisasi mahasiswa ke tingkat lebih baik. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi pemimpin di lingkup kampus, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top