DIALEKTIKA.COM — Kegiatan Outdoor Learning & Rihlah yang diselenggarakan MTs Al Karimiyyah pada 19–21 Mei 2025 memberikan pengalaman berharga bagi para siswa dalam meningkatkan kreativitas dan pengetahuan melalui observasi. Salah satu agenda dalam kegiatan ini adalah outbound yang berlangsung selama dua hari, 21–22 Mei 2025, dipandu oleh mahasiswa Psikologi Islam Institut Kariman Wirayudha (INKADHA).
Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kerja sama tim, keberanian, dan kreativitas siswa di luar lingkungan kelas. Para mahasiswa Psikologi berperan aktif sebagai fasilitator sekaligus pendamping dalam setiap permainan yang diberikan.
Muhajir, salah satu mahasiswa Psikologi yang terlibat, menyampaikan motivasi mereka bergabung dalam kegiatan ini. Menurutnya, ia dapat berbagi pengalaman sekaligus mambantu siswa Mts Al Karimiyyah mengambang potensi mereka.
“Kami ingin berbagi pengalaman, menumbuhkan kerja sama tim, dan membantu siswa mengembangkan potensi diri. Kami percaya kegiatan ini memberi pembelajaran yang tidak ditemukan di dalam kelas,” ujarnya saat diwawancarai pada Kamis (22/05)
Muhajir juga menambahkan bahwa mereka melakukan berbagai persiapan, mulai dari mempelajari karakteristik siswa MTs Al Karimiyyah, merancang permainan sesuai usia, hingga memastikan aspek keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Persiapan kami meliputi mempelajari karakteristik siswa MTs Al-Karimiyyah, merancang kegiatan outbound yang sesuai dengan usia dan kemampuan mereka, mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan, berkoordinasi dengan pihak sekolah dan panitia, memastikan aspek keamanan dan kesehatan peserta terjaga,” tambahnya.
Komariyah, S.Pd., salah satu guru MTs Al Karimiyyah, sangat mengapresiasi keterlibatan mahasiswa. Ia mengutarakan bahwa dengan hadirnya mahasiswa psikologi Islam sangat membantu terhadap kegiatan tersebut.
“Mahasiswa sangat membantu. Kegiatan ini bisa meningkatkan kreativitas dan pengetahuan siswa melalui observasi, sekaligus membangun kemampuan dan kerja sama tim lewat outbound. Anak-anak jadi lebih aktif dan berani,” tuturnya.
Senada dengan itu, Luluk Nur Hafidah, salah satu siswi peserta outbound, mengungkapkan dengan adanya pendampingan mahasiswa Psikologi Islam para peserta outbound bisa akrab satu sama lain.
“Waktu senam dan kegiatan tadi, peran kakak-kakaknya sangat membantu. Jadi bisa akrab sama teman-teman juga. Kakaknya baik, sabar, dan asik semua,” ucapnya

