Kaprodi PGMI Soroti Lemahnya Implementasi Kurikulum di Lapangan

DIALEKTIKA.COM — Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Mukhlis, M.Pd., menyoroti lemahnya implementasi kurikulum di lapangan dalam sambutannya pada kegiatan Bedah Kurikulum Merdeka yang digelar HMP PGMI, Sabtu (05/07/2025) di Blok A Kampus INKADHA.

Menurutnya, perubahan kurikulum dari Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama merupakan hal yang lumrah, namun implementasinya masih menyisakan tantangan besar.

“Kurikulum yang dikonsep pemerintah sering berubah-ubah. Tapi implementasinya di lapangan masih kurang maksimal,” tegasnya dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa guru memiliki peran sentral dalam menjembatani antara kebijakan kurikulum dan praktik nyata di ruang kelas. Guru tidak cukup hanya menyampaikan materi, tetapi juga harus memahami perkembangan kurikulum dan metodologi pembelajaran yang relevan.

“Sebagai guru, kurikulum sangat penting karena berkaitan langsung dengan proses belajar-mengajar. Tugas guru bukan hanya mengajar, tapi juga memahami arah dan perkembangan kurikulum,” jelasnya.

Sanada dengan itu, Ketua HMP PGMI, M. Ainur Kholis mengatakan bahwa kurikulum harus dipandang sebagai pijakan awal untuk membangun sistem pendidikan yang lebih kontekstual dan relevan.

“Kurikulum bukan hanya sebagai formalitas, tapi batu loncatan menuju paradigma pendidikan. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengadakan kegiatan seperti bedah kurikulum ini,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top