Detak yang Retak

Detak yang Retak

Aku harap detakmu masih sama di pelupuk mata

Yang mendamba pada bidadara
Namun usai diambang semesta
Pada rembulan yang menjadi senja
Dan bertahta lewat kata setia
Merenggut setiap mereka
Yang mengadu duka yang menimpa
Bolehkan kata setia
Yang menghanyut setiap bahagia yang tertunda menjadi nyata?
Dari goresan pisau yang kini menancap pada mata tak berujung luka?

Df merupakan mahasiswa INKADHA Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) semester II.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top