Aksara di Ujung Saka

Aksara di Ujung Saka

Mengundang banyak tanya Misterius di tengah ombak Berlayar tanpa nahkoda Memandu angin membawanya Menyingsing merayap tongkat menancap Bertanya kepada laut akankah dirimu berombak? Kau membawa kapal ke tengah laut dan kau hempaskan ke ujung daratan, Kau menyisakan beribu-ribu kepingan pertanyaan Namun tak satupun bait dijadikan penguat Wahai aksara Kau bertitik tanpa bertingkat Berangan-angan tanpa pasti…

Read More
Ratapan Sebait Doa

Ratapan Sebait Doa

Semilir angin di pelupuk kerinduan Menyingsing kelam penuh kebingungan Mata yang pekat tak lagi terlihat Sayup tak berkedip Memancarkan luka berkepanjangan Goresan pilu teriris sanubari Angin kian menerjang Tak merobohkan sepasang mata saling menatap Diam penuh kesunyian air mata kian deras Dipenghujung doa Ku sematkan dzikir kerinduan Diam dalam kebisuan Berharap pada sang ilahi Cinta…

Read More
Detak yang Retak

Detak yang Retak

Aku harap detakmu masih sama di pelupuk mata Yang mendamba pada bidadara Namun usai diambang semesta Pada rembulan yang menjadi senja Dan bertahta lewat kata setia Merenggut setiap mereka Yang mengadu duka yang menimpa Bolehkan kata setia Yang menghanyut setiap bahagia yang tertunda menjadi nyata? Dari goresan pisau yang kini menancap pada mata tak berujung…

Read More