DIALEKTIKA.COM — Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan program wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa semester akhir di Institut Kariman Wirayudha (INKADHA). Meski awalnya dianggap sebagai syarat kelulusan semata, sejumlah alumni justru menganggap KKN sebagai pengalaman sosial yang membekas dan membentuk karakter.
Nur Hasanah, alumni INKADHA tahun 2024, mengaku bahwa KKN pada awalnya hanya menjadi kewajiban akademik. Namun setelah menjalaninya, ia justru menemukan makna yang jauh lebih luas.
“Awal nya bagi saya KKN merupakan salah satu kegiatan akademik sebagai syarat untuk bisa menyelesaikan tugas akhir. Ternyata KKN memberi pengalaman yang berkesan bagi saya, ketika dilibatkan di kegiatan rutin desa,”ujarnya, Rabu (25/06/2025)
Menurut Hasanah, KKN penting karena memperluas jaringan sosial, melatih kepekaan, sekaligus memperkenalkan mahasiswa pada budaya dan kehidupan baru.
“Manfaatnya banyak. Saya jadi punya teman baru, tahu kuliner khas desa, dan belajar menghadapi masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan itu, Lailatul Qomariyah, mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam semester delapan, menyebut KKN sebagai ruang mengaplikasikan teori, melatih kerjasama dan komunikasi langsung di tengah masyarakat.
“Bagi saya KKN sangat penting bagi mahasiswa karena memberikan kesempatan untuk menerapkan ilmu secara nyata, serta meningkatkan kemampuan dalam bekerja sama dan berkomunikasi dengan orang lain,” ungkapnya.
Dengan demikian, KKN menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk belajar, berbaur, dan tumbuh bersama masyarakat.

