DIALEKTIKA.COM– Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Rakyat Taresna menyelenggarakan kegiatan Workshop Rakyat Taresna bertajuk “Ruang Kreatif: Ekspresi Melalui Seni Rupa, Sastra, dan Teater” pada 2–3 Februari 2026, bertempat di Gedung Blok B L.2 Inkadha. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi dan pengembangan kreativitas mahasiswa dalam memahami seni secara lebih luas dan kontekstual.
Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) Inkadha, Maulana Wildan, selaku Presiden Mahasiswa (Presma) Inkadha. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif UKM Rakyat Taresna yang terus konsisten menghadirkan ruang-ruang kreatif bagi mahasiswa, khususnya dalam pengembangan seni dan budaya.
Workshop ini menghadirkan sejumlah pemateri dari kalangan seniman dan praktisi, di antaranya Faidi Rizal Alief sebagai penulis sastra, Mahendra Cipta sebagai praktisi kesenian, serta Anom Dirman sebagai perupa seni rupa. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang dan melibatkan seluruh divisi dalam kepengurusan UKM Rakyat Taresna.
Ketua Umum UKM Rakyat Taresna, Moh. Firdaus, menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan untuk membuka wawasan peserta tentang makna seni yang tidak terbatas pada panggung pertunjukan semata.
“Kegiatan ini diselenggarakan agar para peserta memahami bahwa seni tidak hanya diekspresikan di atas panggung, tetapi juga dapat diwujudkan melalui berbagai media, seperti tulisan, visual, dan platform kreatif lainnya,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kreativitas dan imajinasi peserta, sekaligus menjadi upaya pelestarian seni teater.
“Saya berharap para peserta dapat menjadi lebih kreatif dalam berimajinasi dan terus berkontribusi dalam melestarikan seni teater,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Rifqil Akbar menyampaikan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan secara maksimal meskipun terdapat beberapa kendala.
“Persiapan kegiatan ini telah kami lakukan dengan sangat matang. Kendala yang kami hadapi adalah belum maksimalnya kehadiran undangan, mengingat kami mengundang seluruh ketua ormawa, ketua SEMA, dan ketua DEMA, namun yang hadir masih sebagian,” jelasnya.
Salah satu peserta, Muhamad Farhan, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut.
“Workshop ini sangat membuka pandangan saya tentang seni. Selama ini saya menganggap seni hanya sebatas pertunjukan di atas panggung, tetapi juga bisa disampaikan melalui tulisan, rupa, dan media lainnya. Kegiatan ini sangat inspiratif dan memotivasi saya untuk lebih kreatif,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, UKM Rakyat Taresna berharap dapat terus menjadi wadah pengembangan seni dan kreativitas mahasiswa.

