“Semoga kita mendapatkan syafaat Rasulullah shalallahu alaihi wasallam” kalimat itu pasti sering kita dengar ketika hadir di majelis-majelis ilmu, pengajian umum dan acara keagamaan lainnya.
Sebenarnya apa sih syafaat itu? Sederhananya syafaat adalah pertolongan yang diberikan kepada orang lain, pemberi syafaat ini juga beragam loh bisa dari Rasulullah shalallahu alaihi wassalam, Al-Qur’an, Syuhada dan orang-orang solih.
Secara garis besar syafaat berfungsi sebagai penyelamat seseorang dari kemudaratan yang menimpanya baik di dunia maupun di akhirat.
Bicara tentang syafaat, ternyata syafaat beragam macam dan fungsinya, ada syafaat yang sifatnya universal dan ada pula yang parsial. Syafaat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam sendiri memiliki lima macam syafaat loh, apa sajakah? Simak keterangan di bawah ini! :
1. Syafaatul Udzma yakni syafaat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam didalam mengurai keputusan (fasl qodla’) untuk menenangkan makhluk (sebagaimana yang diriwayatkan bahwa kelak hisab tidak langsung dimulai dan yang mampu meminta Allah untuk memulainya adalah Rasulullah Saw). Dan ini merupakan Maqom Al-mahmudah (Maqom terpuji) yang dijanjikan oleh Allah SWT kepada rasulullah sebagaimana dijelaskan dalam Surat al-isra ayat 79
2. Syafaat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam yang berfungsi untuk memasukkan suatu kaum kedalam surga tanpa hisab dan syafaat ini hanya khusus/dimiliki Nabi
3. Syafaat Nabi yang berfungsi untuk menambah derajat seseorang kelak dan menurut imam Nawawi ini juga khusus/dimiliki Nabi
4. Syafaat yang membuat seseorang ahli neraka tidak jadi masuk ke neraka, dan menurut Imam Qodli Iyadh syafaat ini tidak hanya dimiliki Nabi
5. Syafaat yang mampu mengeluarkan suatu kaum dari neraka dan syafaat ini dimiliki oleh para Nabi, dan orang-orang mukmin yang Soleh. Nabi bersabda “Tiga golongan yang bisa memberi syafaat di hari kiamat para Nabi, Ulama, dan Syuhada. H.R Ibnu Majah
Sumber : Syarah Aqidatul Awam karya Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki hal 73. (*)

