Maqom Ta’lim dan Keistimewaannya

Tahukah anda? Di dalam keilmuan khususnya Islam terdapat beberapa Maqom diantaranya Maqom Ta’lim (mengajar). Maqom ini memiliki tempat istimewa di dalam masyarakat lebih-lebih masyarakat Islam, mengapa? Karena Maqom ini dinilai sebagai Maqom yang memiliki value dan privilege tinggi, dalam strata sosialnya seorang Muallim dianggap sebagai seseorang yang wajib dihormati dan didengarkan nasihat-nasihatnya. Berbeda dengan Maqom-maqom lainnya, Maqom Muallim tidak mudah digantikan posisinya karena syarat untuk memperolehnya tidaklah mudah, butuh proses luar biasa dan waktu lama bagi seseorang untuk diakui sebagai seorang Muallim di tengah-tengah masyarakat.

Maqom Muallim sendiri mendapatkan perhatian khusus dalam syariat, dikatakan bahwa seorang Muallim adalah penyambung lisan anbiya’ sebab para nabi tidak mewariskan harta dan tahta melainkan mewariskan keilmuan. Kita masih belum berbicara tentang ilmu itu sendiri loh, ilmu yang syarat mendapatkannya harus melalui proses pahit dan kesungguhan yang luar biasa, aduhai betapa indah dan agungnya Maqom pewaris para Nabi ini?!

Dikutip dari pengajian kitab Iqomul Hujjah oleh K. Muhsi Ibnu Mas’ud di Pondok Pesantren Paramaan.

Penulis tercatat sebagai santri di pondok pesantren parama’an dan mahasiswa aktif di Ma’had Aly Al-Karimiyah, penyuka sunrise tapi suka bangun kesiangan.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top