Sajadah Rindu dan Khitbah Senyap
Aroma kitab kuning dan wangi melati subuh, Mengukir sunyi dalam hati yang tak pernah rapuh. Di antara bilik bambu dan suara hafalan qira’ah, Tersimpan satu nama, dalam doa penuh istiqamah. Kau, bayangan samar di balik tirai batas, Hanya bertemu dalam majelis ta’lim yang terbatas. Bayangmu adalah batas, pandangan adalah ijab kabul, Bukan kata-kata mesra, tapi…
