Aku ini kaus lusuh
yang tetap kau pakai meski sudah kebesaran.
Aku mencoba melipat diri,
tersimpan di laci yang jarang kau buka.
Tapi entah kenapa,
aku selalu kembali, duduk di sampingmu,
mengajakmu bicara tentang hal-hal
yang seharusnya sudah selesai.
Mungkin aku tak ingin pergi.
Atau mungkin kau yang diam-diam
tak ingin benar-benar kehilangan.
