LPM Dialektika

Tag Puisi

Aku Ini Kaus Lusuh

  Aku ini kaus lusuh yang tetap kau pakai meski sudah kebesaran. Aku mencoba melipat diri, tersimpan di laci yang jarang kau buka. Tapi entah kenapa, aku selalu kembali, duduk di sampingmu, mengajakmu bicara tentang hal-hal yang seharusnya sudah selesai.…

Perasaan yang Tak Kunjung Hilang

Perasaan yang tak kunjung hilang, mengalir deras, tak pernah surut, seperti sungai yang merayap pelan, menyusup ke dalam setiap sudut. Ia hadir bagai bayang-bayang, mengekor, bahkan dalam mimpi, tak pergi, tak berkurang, mengikat hati tanpa tepi. Aku tak tahu kapan…

Innamaa’al Usri Yusraa

Dalam gelap yang menyesakkan dada Dlam beban yang terasa tak reda Ada janji yang Tuhan titipkan, Bahwa setelah kesulitan, pasti ada kemudahan.   Air mata jatuh di sunyi malam Doa-doa lirih terbang ke langit kelam Namun jangan takut, jangan goyah…

Jejak Puisi di Negeri Ini

Jejak Puisi di Negeri Ini

I/ Dahulu, Ia merangkak, tertatih di negeri sendiri November pedih Sebab menganyam tulang-tulang tubuh yang sudah mati “Merdeka!” katanya, menggetar dalam dada Tetes darah mengalir pada tubuhnya Ia tak hiraukan Terus mengobarkan “Merdeka!” katanya lagi, jadi doa masa depan nanti…

Sajak 10 November

Sajak 10 November

10 November ini Adalah harimu Pahlawanku…. Banyak orang merayakannya Bernyanyi-nyanyi, meneriakkan namamu Sampai-sampai melakonkan perjuanganmu Aku tahu, hari itu Pasti darahmu mengalir Keringatmu tak kunjung kering Demi memperjuangkan negeri ini Tetapi, bolehkah sederhana saja Aku merayakannya Biar kuhias gambar-gambarmu Dengan…