Rasa Bosan Datang, Jangan Sampai Penyesalan Menyusul

Realita kehidupan memang seperti itu adanya. Rasa bosan, rasa sayang, rasa benci, dan berbagai perasaan lainnya hadir menemani perjalanan hidup. Namun, semua itu memiliki batasnya. Mungkin hari ini kamu membenci seseorang, tetapi bisa saja suatu saat perasaan itu berubah. Begitu pula dengan rasa sayang bisa bertahan lama, tetapi juga bisa memudar seiring waktu. Apa pun yang dilakukan manusia tidak akan terlepas dari berbagai rasa tersebut.

Berbicara tentang rasa bosan dalam sebuah hubungan, penting untuk diingat bahwa rasa bosan hanya bersifat sementara, sedangkan rasa menyesal bisa bertahan seumur hidup.

Karena itu, pertimbangkanlah baik-baik ketika rasa bosan mulai menghampiri. Jangan sampai hanya karena perasaan yang sementara, perjuangan bertahun-tahun menjadi sia-sia. Jangan sampai keputusan tergesa-gesa melukai hati seseorang, atau bahkan menghancurkan hubungan yang telah dibangun dengan susah payah. Terlebih lagi, jika sudah memasuki kehidupan berkeluarga, rasa bosan yang tidak dikelola dengan baik bisa berujung pada perceraian atau perselingkuhan dan itu fatal! Bukan hanya bagi dirimu, tetapi juga bagi anak-anakmu, yang sama sekali tidak bersalah namun harus menanggung akibatnya.

Maka, siapa pun yang menjadi pasanganmu, seindah apa pun hubungan kalian, dan secantik atau seganteng apa pun dia, rasa bosan pasti akan datang. Namun, itu bukan alasan untuk pergi. Cobalah mencari cara untuk menghidupkan kembali suasana, melakukan hal-hal baru, atau sekadar mengingat kembali alasan mengapa kalian bersama sejak awal. Jangan buru-buru berpikir untuk meninggalkan, terutama jika hati yang satu masih mencintai.

Cinta yang tulus tidak datang dua kali. Jika kamu memilih meninggalkan seseorang hanya karena rasa bosan, yakinlah bahwa dalam hubungan baru pun, rasa bosan akan tetap ada. Apakah kamu ingin terus-menerus mengulang siklus yang sama? Putus, lalu mencari pasangan baru? Menikah, lalu bercerai, kemudian menikah lagi?

Pertimbangkan dengan matang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *