Ratapan Sebait Doa
Semilir angin di pelupuk kerinduan Menyingsing kelam penuh kebingungan Mata yang pekat tak lagi terlihat Sayup tak berkedip Memancarkan luka berkepanjangan Goresan pilu teriris sanubari Angin kian menerjang Tak merobohkan sepasang mata saling menatap Diam penuh kesunyian air mata kian deras Dipenghujung doa Ku sematkan dzikir kerinduan Diam dalam kebisuan Berharap pada sang ilahi Cinta…
