DIALEKTIKA.COM — Fatimatuz Zahro, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Institut Kariman Wirayudha (INKADHA), berhasil lolos ke grand final lomba pidato nasional yang mempertemukan para orator muda terbaik dari seluruh Indonesia.
Zahro menjadi salah satu dari sepuluh finalis terbaik yang dipilih melalui seleksi ketat. Kompetisi ini menuntut peserta untuk menampilkan kemampuan retorika, kedalaman materi, serta semangat kebangsaan dan keislaman.
“Alhamdulillah, saya bisa menjadi satu dari 10 orang yang masuk ke grand final, di mana sembilan orang lainnya berasal dari berbagai kampus besar di Indonesia yang sangat luar biasa dalam menyampaikan pidatonya,” ujarnya, Senin (07/07/2025).
Zahro menuturkan bahwa pencapaiannya tidak lepas dari doa dan dukungan berbagai pihak, terutama keluarga, guru, serta teman-teman pesantren yang selama ini menjadi penyemangat utama.
“Orang tua dan guru selalu menjadi support system paling depan dalam setiap hal baik yang saya lakukan, serta teman-teman dari pesantren,” tambahnya.
Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Pahar Kurniadi, M.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap prestasi mahasiswinya. Ia menyebut Zahro sebagai sosok yang penuh semangat.
“Zahro sejak awal sangat antusias. Ia aktif berkonsultasi soal naskah, teknis video, dan administrasi. Hasilnya, ia bisa sampai di titik ini,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa prodi akan terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan berbahasa dan aktif mengikuti lomba.
“Kami akan adakan pembinaan khusus dan mengusulkan agar kampus mendukung pembiayaan lomba ke luar,” tambahnya.
